Ruang Redaksi – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) bersama jajaran DPRD bergerak cepat menangani tumpukan sampah di kompleks Pasar Wonomulyo yang sempat viral di media sosial.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sampah yang menggunung mulai diangkut untuk mengembalikan kebersihan kawasan tersebut, Kamis (8/1/2026).

Peninjauan langsung dilakukan oleh Kepala DLHK Polman, Mohammad Jumadil Tappawali, bersama Ketua DPRD Polman, Fahry Fadli, serta sejumlah anggota legislatif lainnya. Langkah ini diambil sebagai respons atas keluhan warga yang terganggu oleh aroma tidak sedap dan pemandangan kumuh di pusat ekonomi tersebut.

Camat Wonomulyo, Samiaji, menyebut bahwa penumpukan ini bukan disebabkan oleh pembiaran atau kelalaian petugas.

Menurutnya, cuaca buruk yang melanda Polman sejak pergantian tahun menjadi penghambat utama proses distribusi sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Curah hujan yang tinggi membuat akses jalan menuju lokasi pembuangan menjadi licin dan rawan kecelakaan. Sopir truk pengangkut khawatir kendaraan bisa tergelincir atau terguling jika dipaksakan dalam kondisi medan yang berbahaya,” ujar Samiaji di lokasi peninjauan.

Senada dengan Camat, Kepala DLHK Polman Mohammad Jumadil Tappawali menegaskan intensitas hujan sepekan terakhir memang membuat operasional tidak maksimal. Namun, ia memastikan timnya kini bekerja ekstra untuk mengejar ketertinggalan pengangkutan.

Sebagai solusi jangka pendek, DLHK telah menempatkan bak kontainer sampah di titik strategis, yakni di depan SMK YPP dan area Pasar Ikan Wonomulyo.

“Kami menempatkan kontainer agar sampah tidak lagi berserakan di tanah. Kami sangat mengimbau masyarakat untuk membuang sampah tepat di dalam bak yang disediakan, bukan di sampingnya,” tegas Jumadil.

Kehadiran kontainer ini disambut baik oleh pelaku usaha setempat. Salah satu pemilik toko di sekitar Pasar Ikan mengungkapkan harapannya agar kesadaran kolektif meningkat. “Kami terbantu dengan adanya bak ini, semoga warga lain disiplin membuang ke dalam kontainer agar lingkungan tetap sehat,” ujarnya.

Aksi bersih-bersih ini dipantau langsung oleh sejumlah anggota DPRD Polman, di antaranya Agus Pranoto, Ilham, Sarina, H. Lisda, Bungaranna, dan Ainun. Hadir pula Kepala Dinas PUPR untuk memantau infrastruktur pendukung di sekitar pasar.

Di akhir tinjauannya, Jumadil menekankan bahwa penanganan sampah memerlukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Sampah adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap kolaborasi ini berkelanjutan agar persoalan serupa tidak terulang di masa depan,” pungkasnya.