Ruang Redaksi – Hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan bangunan pemerintah serta melumpuhkan akses transportasi di jalur trans-Sulawesi.
Salah satu dampak terparah terjadi di Kantor UPTD KB Kecamatan Banggae Timur. Embusan angin yang sangat kuat membuat material atap bangunan tersebut beterbangan.
Material atap yang berserakan di badan jalan sempat menutup akses lalu lintas warga setempat, sehingga aktivitas di area tersebut sempat lumpuh total.
Selain itu, dampak angin kencang juga terjadi di wilayah Lembang, Kecamatan Banggae Timur. Sebuah pohon besar tumbang dan melintang di tengah jalan Nasional. Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Mamuju menuju Polewali Mandar maupun sebaliknya tertutup total.
Para pengendara yang hendak melintas terpaksa harus memutar arah mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan panjang.
Tim gabungan dari BPBD Majene, Damkar Majene TNI-Polri, bersama warga sekitar langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan evakuasi menggunakan alat pemotong kayu dan menarik batang pohon menggunakan mobil damkar Majene.
Kasat Lantas Polres Majene, Iptu Abdul Majid, mengatakan bahwa penanganan pohon tumbang tersebut membutuhkan waktu sekitar satu jam hingga jalur kembali normal.
“Angin kencang mengakibatkan pohon tumbang yang mengganggu arus lalu lintas,” kata Iptu Abdul Majid Selasa (6/1/2026).
Setelah melalui proses evakuasi yang intensif selama kurang lebih satu jam, kata Iptu Majid jalur tersebut akhirnya berhasil dibersihkan dan kembali dapat dilalui kendaraan secara normal.
“Syukur alhamdulillah, bisa kita laksanakan Kamseltibcar lantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) dalam keadaan aman dan terkendali,” ungkapnya.
Meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, Iptu Abdul Majid mengimbau para pengguna jalan untuk lebih waspada, terutama mengingat potensi cuaca buruk yang masih tinggi di awal tahun.
“Saya minta pengendara kendaraan agar berhati-hati untuk mengantisipasi curah hujan yang sering terjadi di bulan Januari ini,” harapnya.




