Ruang Redaksi — Keprihatinan mendalam terhadap fasilitas umum yang rusak parah mendorong puluhan remaja di Kelurahan Salurebong, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, turun tangan memperbaiki jalan berlubang secara swadaya, Minggu (1/11/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Aksi sosial ini dilakukan lantaran ruas jalan tersebut diklaim sudah lama luput dari perhatian pemerintah setempat. Padahal, jalur ini merupakan akses vital bagi aktivitas warga, termasuk akses menuju Puskesmas dan kantor kecamatan.

Salah seorang perwakilan warga sekaligus penggerak aksi, Syahid, mengungkapkan bahwa inisiatif ini murni lahir dari keresahan para pemuda melihat kondisi infrastruktur jalan yang membahayakan pengendara.

“Sebenarnya ini inisiasi teman-teman anak muda di Matakali. Karena melihat selama ini jalan ini tidak pernah diperbaiki,” ujar Syahid saat ditemui di lokasi.

Dalam aksi gotong royong ini, para pemuda menyasar sekitar puluhan titik jalan rusak sepanjang kurang lebih 2 kilometer. Perbaikan dilakukan dengan cara menambal lubang-lubang jalan menggunakan adukan semen dan batu dari hasil penggalangan dana sukarela.

“Ada beberapa titik yang kerusakannya parah dan sudah banyak memakan korban (kecelakaan). Makanya kami fokuskan penambalan di titik-titik itu,” tambahnya.

Terkait sumber dana, Syahid menjelaskan bahwa seluruh material seperti semen dikumpulkan melalui patungan swadaya antar-pemuda serta sumbangan sukarela dari masyarakat sekitar. Hingga saat ini, sedikitnya sepuluh sak semen telah habis digunakan untuk menambal lubang-lubang di sepanjang jalur tersebut.

Di balik aksi gotong royong ini, para pemuda menyampaikan harapan besar kepada pemerintah daerah agar lebih peka dan tanggap terhadap kondisi infrastruktur di lingkungan masyarakat, khususnya di Kelurahan Matakali.

“Harapan kami, agar pemerintah lebih peka melihat kondisi yang ada, utamanya akses jalan ini yang juga merupakan jalur utama menuju Puskesmas,” pungkas Syahid.

Aksi inspiratif ini mendapat apresiasi dari warga sekitar. Diharapkan langkah kepedulian para pemuda Salurebong ini dapat segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait agar keselamatan dan kenyamanan para pengguna jalan lebih terjamin.