Ruang Redaksi — Pulang membawa kebanggaan usai menuntaskan tugas negara di Istana Negara pada upacara 17 Agustus, Ismi, anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman), disambut bak pahlawan oleh ratusan warga Desa Bonra, Kecamatan Mapilli, Polman, pada Senin (24/8/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Penyambutan meriah ini disiapkan secara khusus oleh masyarakat setempat sebagai bentuk apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi membanggakan putri daerah tersebut.

Bak seorang pahlawan yang pulang dari medan juang, siswi Sekolah Rakyat ini diarak menuju kediamannya dengan menaiki kuda diiringi kesenian tradisional Sayyang Pattu’du (kuda menari) serta tabuhan parawana khas adat Mandar.

Masyarakat tampak memadati sepanjang jalan desa, bersorak riuh menyapa, dan memberikan selamat saat Ismi melintas. Momen haru dan bangga menyelimuti seluruh sudut Desa Bonra.

Inisiator acara penyambutan sekaligus Tokoh Pemuda Desa Bonra, Muhammad Abdillah Amas, mengungkapkan bahwa pesta penyambutan ini merupakan wujud rasa syukur dan kebanggaan mendalam seluruh warga.

“Alhamdulillah, pagi hari ini kita menyambut putri terbaik dari Desa Bonra. Kami menyiapkan kuda untuk dinaiki sampai ke rumah Adinda Ismi, lengkap diiringi parawana dan adat Mandar Sayyang Pattu’du,” ujar Abdillah.

Abdillah menegaskan, pencapaian Ismi menembus skuad Paskibraka Nasional adalah sejarah baru yang sangat langka dan luar biasa bagi desa mereka.

“Ini kebanggaan yang sangat luar biasa. Baru kali ini ada warga Bonra yang berhasil tembus menjadi Paskibraka Nasional. Momen ini tidak mudah untuk diraih, butuh perjuangan besar hingga sampai ke titik ini,” jelasnya.

Rasa Haru dan Pengalaman Berharga di Jakarta

Menanggapi penyambutan hangat tersebut, Ismi mengaku sangat terharu dan tidak menyangka akan disambut begitu meriah oleh warga desa dan sekitarnya.

“Saya senang banget hadir di sini, senang banget disambut oleh warga. Mengenai tugas di Istana Negara, rasanya sangat lega karena sukses mengibarkan dan menurunkan bendera Merah Putih bersama tim saya,” ungkap Ismi.

Gadis yang bercita-cita menjadi Polwan ini membagikan pengalamannya selama mengikuti pemusatan latihan di Jakarta. Banyak pelajaran berharga yang ia dapatkan selama digembleng oleh para pelatih nasional.

“Selama di Jakarta tentunya mendapat banyak pelajaran. Kami dilatih tentang kedisiplinan, materi wawasan kebangsaan, serta pembawa materinya juga sangat bagus-bagus,” tuturnya.

Ia menceritakan bahwa keberhasilannya menembus Paskibraka Nasional tidak didapat secara instan. Sebelum lolos seleksi, ia mempersiapkan diri dengan tekun melalui berbagai pelatihan fisik dan akademik.

Di akhir keterangannya, Ismi memberikan pesan semangat dan motivasi mendalam bagi para generasi muda di daerahnya agar tidak takut bermimpi tinggi.

“Untuk teman-teman di luar sana, jangan pernah putus asa. Tetap semangat menggapai cita-cita dan jangan lupa selalu berdoa kepada Allah SWT,” pesan Ismi.