Ruang Redaksi – Demam Water Gel Blaster (WGB) tengah melanda masyarakat Polewali Mandar. Permainan simulasi pertempuran menggunakan peluru gel air ini kini menjadi hobi baru yang digandrungi lintas generasi, mulai dari remaja hingga dewasa.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Meski menawarkan sensasi taktis yang memacu adrenalin, para penghobi diingatkan untuk tetap mengedepankan etika dan ketertiban umum.

Seiring makin masifnya pemain WGB, muncul kekhawatiran terkait penggunaan unit di ruang publik. Aktivitas bermain di jalan raya atau pemukiman padat dinilai berisiko mengganggu kenyamanan warga serta memicu salah persepsi di masyarakat.

Menanggapi fenomena ini, Madir, salah satu pegiat WGB di Polewali Mandar, mengajak para pemain untuk lebih bijak. Ia menekankan pentingnya memisahkan antara hobi dan ruang privasi publik.

“Hobi ini sangat positif untuk melatih ketangkasan, tapi harus dilakukan di tempat yang tepat. Saya mengimbau teman-teman agar tidak bermain di area umum. Kita harus menjaga kenyamanan masyarakat sekitar,” ujar Madir, Kamis (19/3/2026).

Lahirnya komunitas seperti Go Habbits dan dukungan dari Haute Coffe menjadi angin segar bagi perkembangan hobi ini di Sulawesi Barat. Dengan penyediaan arena khusus dan penyelenggaraan turnamen perdana, para pemain kini memiliki wadah resmi untuk menguji kemampuan mereka secara aman.

“Terima kasih kepada Go Habbits dan Haute Cofe yang sudah memfasilitasi arena dan turnamen. Ini langkah nyata agar hobi kami tersalurkan secara sehat, terarah, dan sportif,” ungkap Madir.

Keberadaan arena resmi diharapkan mampu meminimalisir penyalahgunaan WGB di lokasi yang tidak semestinya. Dengan koordinasi yang baik antar komunitas, fenomena WGB diharapkan tidak sekadar menjadi tren sesaat, melainkan bertransformasi menjadi cabang olahraga rekreasi yang menjunjung tinggi sportivitas.

Bagi para pemula yang ingin terjun ke dunia WGB, sangat disarankan untuk bergabung dengan komunitas resmi guna mendapatkan edukasi mengenai standar keamanan, seperti penggunaan pelindung mata dan etika membawa unit di tempat umum.