Ruang Redaksi – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Dusun Pakandoang, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat, pada Rabu (18/2/2026) malam.
Insiden ini terjadi saat pemilik rumah sedang melaksanakan salat tarawih. Kebakaran terjadi sekitar pukul 21.00 WITA. Api dengan cepat melahap bangunan yang dalam keadaan kosong.
Kepala UPTD Damkar Polman, Imran, mengatakan bahwa informasi kebakaran diterima personel jaga pada pukul 21.11 WITA. Merespons laporan tersebut, tim dari Regu C segera meluncur ke lokasi.
“Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 21.19 WITA atau dengan response time 8 menit. Kami mengerahkan 3 unit armada dari Pos Induk Polewali dengan total 18 personel untuk menjinakkan api,” ujar Imran dalam keterangan tertulisnya.
Api berhasil dikuasai sepenuhnya pada pukul 21.40 WITA setelah petugas melakukan teknik pemadaman intensif, mulai dari pendinginan hingga lokalisir agar api tidak merembet ke bangunan lain. Total waktu penanganan berlangsung selama kurang lebih 21 menit.
Kebakaran ini mengklasifikasikan dua rumah sebagai terdampak dengan tingkat kerusakan yang berbeda.
Satu unit rumah rusak berat milik Muhammad Sufyan (26) sementara satu unit rumah lainnya mengalami rusak ringan milik warga lanjut usia bernama Pappam.
Meski menghanguskan harta benda, petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Adapun taksiran kerugian materil diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya api masih belum diketahui. Namun, mengingat insiden terjadi saat rumah ditinggal kosong untuk ibadah, warga diimbau untuk selalu waspada dan memeriksa kondisi kelistrikan serta dapur sebelum meninggalkan hunian.
“Objek yang terbakar adalah rumah huni (Klasifikasi Kelas A). Saat kejadian, pemilik sedang tarawih dan rumah kosong,” ungkapnya.




