Ruang Redaksi – Truk pengangkut material tanah terjun ke parit di Jalan Trans Sulawesi, Desa Bonra, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Jumat, (7/11/2025).
Kecelakaan tunggal ini bermula saat truk berwarna biru dikendarai oleh Rian (21) melaju dari arah Luyo untuk mengantar material tanah disalah satu rumah warga di Wonomulyo.
Namun saat melintas dilokasi, sebuah mobil Grand Max yang melaju kencang dari arah Wonomulyo muncul secara tiba-tiba memaksa pengemudi truk untuk melakukan manuver untuk menghindar.
Sopir mobil truk kaget dan kehilangan kendali saat berusaha menghindari sebuah mobil minibus Grand Max hingga akhirnya mobil tersebut terjun ke parit.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini, namun bagian depan truk alami ringsek. Sementara mobil minibus Grand Max yang menjadi penyebab kecelakaan melarikan diri dari lokasi kejadian.
Evakuasi truk tongkang dari dalam parit dilakukan dengan cara di derek. Sopir dibantu warga sekitar dan pengendara mobil truk lain.
Evakuasi tersebut berlangsung beberapa jam karena ukuran truk yang besar dan kondisi parit yang cukup dalam.
Salah seorang warga, Irfan, mengatakan, truk melaju dengan kecepatan sedang dari arah Kecamatan Luyo menuju arah Kecamatan Wonomulyo, namun saat berada di tikungan Desa Bonra, datang mobil Grand Max melaju kencang dari arah berlawanan sehingga pengemudi truk melakukan manuver untuk menghindar.
“Tadi ini kejadiannya teman saya sedang menghindari mobil grand max, tapi mobil grand max ini tidak mau mengalah, sedangkan teman saya ini bermuatan berat, namun akhirnya teman saya yang mengalah, jadi kecelakaan. Setirnya belok ke arah kiri,” kata Irfan saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan jika, pengemudi mobil grand max tersebut kabur setelah mobil truk ini terjun ke parit, ia berharap pengemudi mobil grand max bertanggung jawab atas insiden ini.
“Mobil grand Max tidak mau singgah, jadi saya minta inisiatifnya lah yang merasa mobil grand max tadi ini untuk bertanggung jawab,” jelasnya.




