Ruang Redaksi – Harapan untuk memiliki rumah yang lebih layak akhirnya mulai terwujud bagi Busra (30), warga Dusun Bulo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1402/Polman, rumah sederhana yang selama ini dihuni Busra bersama istri dan dua anaknya mulai direnovasi menjadi hunian yang lebih layak.
Sehari-hari Busra bekerja sebagai pekebun. Penghasilan yang tidak menentu membuatnya belum mampu memperbaiki rumahnya yang masih jauh dari standar kelayakan. Kondisi dinding dan bagian bangunan yang sederhana menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga kecil tersebut, terutama saat musim hujan tiba.
Pasiter Kodim 1402/Polman, Kapten Inf Alimuddin, mengatakan bahwa program rehab rumah tidak layak huni (RTLH) merupakan salah satu sasaran tambahan dalam pelaksanaan TMMD ke-127 di Desa Bulo. Selasa (17/2/2026).
“Pada TMMD kali ini, kami menghadirkan lima unit RTLH bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ini merupakan sasaran tambahan sekaligus bagian dari program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak,” ujar Alimuddin.
Ia menegaskan, program tersebut tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur jalan, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, termasuk hunian yang layak dan sehat.
Menurutnya, kehadiran TMMD di Desa Bulo diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan warga, terutama keluarga prasejahtera yang membutuhkan perhatian khusus.
Sementara itu, Busra mengaku bersyukur dan terharu atas bantuan renovasi rumah yang diterimanya. Ia mengatakan, bantuan tersebut menjadi harapan baru bagi keluarganya untuk hidup lebih nyaman dan aman.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Selama ini hanya bisa memperbaiki sedikit demi sedikit sesuai kemampuan. Dengan adanya TMMD, rumah kami bisa lebih layak untuk anak-anak,” katanya.
Program RTLH dalam TMMD ke-127 ini menjadi bukti komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui aksi nyata di tengah masyarakat. (*)




