Polewali Mandar – Berbagai macam cara yang dilakukan oleh ummat muslim dalam menyambut hari raya lebaran Idul Fitri 1446 hijriah tahun 2025, seperti yang dilakukan masyarakat Desa Indo Makkombong, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Puluhan warga di Desa ini melakukan pawai obor berkeliling kampung sambil menggemakan takbir yang diartikan sebagai tanda suka cita meraih kemenangan selama bulan suci ramadan.
Para peserta terdiri dari anak-anak, remaja, orang dewsa, bahkan ibu-ibu ikut memeriahkan pawai obor dan takbir keliling. Pawai obor ini dilakukan selain sebagai bentuk suka cita menyambut hari raya, kegiatan ini juga untuk melestarikan tradisi yang telah dilakukan oleh warga turun temurun saat malam perayaan Idul Fitri.
Peserta pawai obor ini berkeliling kampung sejauh 2 Kilometer, dibawa semarak cahaya dan asap obor, para muda mudi ini dengan penuh semangat melantunkan takbir dan shalawat dengan irama pengeras suara yang dibawa menggunakan mobil.
Pawai obor ini juga menjadi hiburan tersendiri bagi warga yang berada di rumah, mereka menyaksikan peserta pawai obor dari atas rumah, bahkan tak jarang warga yang mengabadikan momen yang hanya bisa di lihat setahun sekali.
Kepala Dusun Indo Makkombong Timur, Harianto, mengatakan, pawai obor merupakan tradisi tahunan rutin dilaksanakan oleh warga Indo Makkombong, pawai obor tidak sekedar meramaikan malam takbir jelang hari raya idul fitri, namun bermakna sangat penting untuk mengedukasi bagi remaja pentingnya takbir di malam kemenangan.
“Kegiatan malam ini merupakan kegiatan takbiran dan pawai obor untuk menyambut hari raya idul fitri. Warga berjalan kaki dari Dusun Indo Makkombong Timur menuju Indo Makkombong Barat dengan jarak sekitar 1 kilometer lebih,” kata Harianto, Minggu (30/03/2025).
Peserta yang terlibat dalam pawai obor ini kata Harianto terdiri dari Anak-anak, remaja hingga orang tua, dengan harapan budaya seperti ini terus dilakukan oleh para generasi muda, sehingga tidak hilang dimakan zaman.
“Yang ikut pawai obor ini terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua, mereka ikut meramaikan dan menyambut hari kemenangan,” jelasnya.