Ruang Redaksi – Komitmen nyata dalam menghadirkan layanan kesehatan berbasis teknologi kembali membuahkan hasil manis bagi RSUD Hajjah Andi Depu. Rumah sakit kebanggaan masyarakat Polewali Mandar ini resmi dianugerahi penghargaan bergengsi dari BPJS Kesehatan Pusat pada tahun 2025 atas keberhasilan transformasi digital yang masif.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas keberhasilan RSUD Hajjah Andi Depu dalam mengintegrasikan berbagai sistem layanan inti. Mulai dari Sistem Antrian Online, integrasi sistem klaim, penerapan E-Sep, penggunaan fingerprint, hingga optimalisasi aplikasi FRISTA.
Tidak hanya berhenti pada sistem administrasi, RSUD Hajjah Andi Depu juga melakukan terobosan dengan penerapan Rekam Medik Elektronik (RME). Langkah ini menjadikan proses medis lebih cepat, akurat, dan meminimalkan risiko kesalahan data manual.
Direktur RSUD Hajjah Andi Depu, dr. Irwandi Muis, menegaskan bahwa transformasi digital kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak di era medis modern.
“Digitalisasi melalui RME dan integrasi sistem dengan BPJS Kesehatan adalah langkah strategis kami. Fokus utama kami adalah memastikan pasien mendapatkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan terintegrasi,” ujar dr. Irwandi dalam keterangannya yang diterima, Senin (2/3/2026).
Integrasi sistem yang telah berjalan terbukti memberikan dampak signifikan, khususnya bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Proses birokrasi yang sebelumnya berbelit kini terpangkas, mempercepat alur klaim, dan meningkatkan akurasi data pasien secara real-time.
Menurut dr. Irwandi, inovasi ini juga menjadi “senjata” bagi tenaga medis untuk bekerja lebih optimal. Dengan data yang terintegrasi, dokter dapat mengambil keputusan medis dengan lebih tepat berdasarkan riwayat kesehatan pasien yang tercatat secara digital.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Pusat. Kehadiran pejabat pusat tersebut menegaskan bahwa standar digitalisasi yang diterapkan RSUD Hajjah Andi Depu telah memenuhi parameter nasional.
Capaian ini memperkokoh posisi RSUD Hajjah Andi Depu sebagai salah satu rumah sakit daerah paling progresif di Sulawesi Barat. Keberhasilan ini diharapkan menjadi barometer bagi institusi kesehatan lainnya dalam mendukung transformasi digital sektor kesehatan di Indonesia.




