Ruang Redaksi – Plafon ruangan kelas di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Polewali Mandar, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ambruk pada Rabu (12/11/2025).
Plafon yang terbuat dari bahan gypsum ini ambruk dan menimpah fasilitas yang ada di ruang kelas. Beruntung saat kejadian tidak ada aktivitas belajar mengajar sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.
Kondisi ruangan kelas yang saat ini masih dipenuhi puing plafon, sehingga memaksa siswa kelas 1 Sekolah Dasar ini harus belajar di ruang aula untuk sementara waktu.

Plafon ruang kelas ini diketahui baru saja mendapat rehabilitasi dan renovasi prasarana sekolah pada tahun 2024 lalu, namun belum genap 2 tahun plafon tersebut roboh.
Selain itu, plafon di sejumlah ruang juga mulai rusak, pihak sekolah khawatir jika tidak dilakukan perbaikan akan berdampak pada kerusakan yang sama.
Salah seorang guru SD MIN 2 Polman, Suryana, mengatakan, sebelum plafon ambruk terdapat kerusakan dibagian sudut ruangan, namun pihak sekolah tidak menyangka jika plafon akan ambruk seperti ini.
“Memang ada dibagian sudut yang sudah cembung ke bawah, saya baru disini, baru mutasi beberapa bulan, jadi sudah tiga bulan saya lihat, karena semenjak saya mutasi disini, bahkan guru yang lain bilang ke saya jangan simpan meja disitu, padahal sudah ada gejala disitu,” kata Suryana kepada wartawan.
Pihak sekolah menduga jika ambruknya plafon ruang kelas terjadi pada malam hari sehingga tidak menimbulkan korban dalam insiden ini.

“Untuk sementara siswa belajar di aula, nanti setelah dibersihkan baru pindah kembali kesini, jumlah siswa yang ada diruangan ini ada 14 orang,” ujarnya.
Ia berharap agar pemerintah bisa segera membantu perbaikan sekolahnya sehingga proses belajar mengajar bisa kembali berjalan dengan normal.
“Semoga secepatnya ada perbaikan harapan saya sebagai wali kelas dan lebih kuat lagi pasangannya, karena kalau kedepannya begini lagi kejadiannya bisa membahayakan siswa dan guru, kita masih dilindungi Allah SWT,” harapnya.




