Ruang Redaksi – Tak ada rintangan yang mampu membendung niat baik. Ungkapan ini tepat disematkan kepada Hj. Fatmawati Salim. Istri almarhum Wakil Gubernur Sulawesi Barat tersebut harus menempuh “jalan terjal” demi menyalurkan bantuan kepada seorang remaja disabilitas di Kabupaten Mamuju, Rabu (18/2/2026).
Perjalanan kemanusiaan kali ini menyasar kediaman Fadil (18), seorang remaja yang telah berjuang melawan kelumpuhan dan kondisi bisu sejak kecil. Berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Lingkungan Simbuang, akses menuju rumah Fadil tergolong sulit.
Kondisi jalan yang sempit membuat kendaraan roda empat tidak dapat masuk. Namun, hal itu tak menyurutkan semangat Fatmawati. Ia memilih turun dari mobil dan melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan roda dua guna memastikan bantuan sampai langsung ke tangan keluarga yang membutuhkan.
“Perjalanan menuju rumah Fadil memang tidak mudah, tetapi justru itu yang membuat saya semakin yakin bahwa mereka sangat membutuhkan perhatian,” ujar Fatmawati dengan nada haru.
Setibanya di rumah sederhana tersebut, suasana haru menyelimuti pertemuan. Fatmawati tampak menyapa Fadil dengan penuh kelembutan. Sembari duduk bersama keluarga, ia mendengarkan langsung getirnya perjuangan orang tua Fadil yang merawat sang anak dengan segala keterbatasan ekonomi.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Fatmawati menyerahkan sejumlah bantuan sosial yang diharapkan dapat meringankan beban harian keluarga, terutama untuk pemenuhan kebutuhan khusus Fadil.
Bagi Fatmawati, aksi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan pengingat bahwa kepedulian sosial harus menjadi gerakan kolektif. Ia berharap langkah kecilnya dapat memicu semangat gotong-royong masyarakat luas.
• Komitmen: Mendampingi warga yang terpinggirkan tanpa memandang jarak.
• Harapan: Mendorong lebih banyak pihak untuk turun tangan membantu sesama.
• Pesan Utama: Bahwa masih banyak “Fadil-Fadil” lain di luar sana yang memerlukan uluran tangan.
Aksi nyata ini mendapat apresiasi tinggi dari warga sekitar yang tersentuh melihat ketulusan seorang tokoh masyarakat yang rela menerjang medan sulit demi kemanusiaan.




