Ruang Redaksi – Senyum bahagia terpancar dari wajah Mohammad Yusuf (40), seorang petani di Desa Bulo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Impiannya memiliki hunian yang kokoh kini menjadi kenyataan tepat menjelang bulan suci Ramadan.
Rumah Yusuf resmi rampung 100 persen setelah direnovasi melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1402/Polman. Hunian yang dulunya memprihatinkan, kini berdiri tegak sebagai rumah layak huni (RLH).
Wakil Komandan Satgas TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman, Kapten Inf Ahmad Yani, menjelaskan bahwa rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini merupakan bagian dari program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
“Di Desa Bulo ini terdapat lima unit RTLH yang menjadi sasaran tambahan TMMD. Salah satunya milik Bapak Mohammad Yusuf yang hari ini progresnya sudah mencapai 100 persen,” ujar Kapten Inf Ahmad Yani saat meninjau lokasi.
Ia menegaskan bahwa sasaran program ini bukan sekadar memperbaiki fisik bangunan, melainkan upaya nyata TNI dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat di wilayah terpencil.
Bagi Yusuf, bantuan ini adalah keajaiban. Sebagai petani dengan penghasilan yang hanya cukup untuk makan sehari-hari, memperbaiki rumah adalah hal yang sulit ia jangkau secara mandiri.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Tidak pernah terpikir bisa punya rumah sekokoh ini. Terima kasih kepada TNI dan semua pihak yang sudah membantu keluarga kami,” ungkap Yusuf dengan nada haru.
Rumah tersebut kini tidak hanya memberikan perlindungan dari panas dan hujan, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi keluarganya untuk menata masa depan yang lebih baik.
Poin Utama Program TMMD ke-127 di Desa Bulo, total sasaran sebanyak 5 Unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berlokasi di Desa Bulo, Kecamatan Bulo, yang dikerjakan oleh satgas TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman dengan tujuan Peningkatan kesejahteraan warga di wilayah terisolir dan penguatan kemanunggalan TNI-Rakyat.
Penyelesaian rumah milik Yusuf ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat mampu memberikan solusi konkret bagi persoalan ekonomi dan infrastruktur di desa-desa tertinggal.




