Ruang Redaksi – Masalah tumpukan sampah yang menghantui Kecamatan Wonomulyo, pusat perputaran ekonomi terbesar di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), akhirnya mendapat respons tegas.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Polman dipastikan akan menyiagakan personel di sejumlah titik pembuangan sampah mulai besok Sabtu, (10/1/2025).
Kepastian ini diambil setelah jajaran Satpol PP melakukan peninjauan lapangan langsung pada Jumat (9/1/). Langkah preventif ini bertujuan mengakhiri polemik sampah liar yang dikeluhkan masyarakat karena mengganggu estetika dan mengancam kesehatan lingkungan.
Sekretaris Satpol PP Polman, Syarifuddin Wahab, menegaskan bahwa Wonomulyo menjadi prioritas utama karena perannya sebagai wajah perekonomian daerah. Menurutnya, ketertiban lingkungan di wilayah tersebut tidak bisa ditawar lagi.
“Penumpukan sampah di Wonomulyo menjadi perhatian serius kami karena wilayah ini merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Satpol PP hadir untuk memastikan ketertiban dan kebersihan terjaga,” ujar Syarifuddin di sela-sela pemantauan lokasi.
Mulai besok, personel Satpol PP akan ditempatkan di titik-titik rawan untuk memantau aktivitas masyarakat. Selain melakukan penjagaan fisik, petugas juga diinstruksikan untuk memberikan edukasi langsung agar warga tidak lagi membuang sampah sembarangan.
“Mulai Sabtu besok, kami akan melakukan penjagaan guna mencegah pembuangan sampah sembarangan serta meningkatkan kesadaran masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama,” ungkapnya.
Penjagaan ini diharapkan menjadi solusi jangka pendek yang efektif sembari pemerintah daerah merumuskan penanganan sampah secara berkelanjutan. Dengan pengawasan ketat, wajah Wonomulyo sebagai pusat perdagangan diharapkan kembali bersih, nyaman, dan sehat bagi para pelaku usaha maupun pengunjung.




