Ruang Redaksi – Operasi Zebra 2025 telah berjalan selama 7 hari sejak dilaksanakan 17 November 2025. Operasi Zebra ini serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Seperti yang dilakukan satlantas Polres Polman, sejak dimulainya operasi zebra, Polisi telah menindak ratusan pelanggar lalulintas, baik itu sangsi teguran maupun sangsi tilang.
Kasat lantas Polres Polman, Akp Arfian Restu jaya, mengatakan, operasi zebra tahun ini berfokus pada pelanggar yang dapat meningkatkan fatalitas kecelakaan.
“Kita fokus kepada pelanggar yang tidak menggunakan helm, mengemudi dengan kecepatan tinggi, mengemudi sambil main HP dan tidak menggunakan safety belt,” kata AKP Arfian, saat ditemui, Senin (24/11/2025).
Meski demikian kata AKP Arfian, tahun ini pihaknya lebih dominan memberikan sangsi teguran untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aturan lalulintas.
“Hari pertama hingga sekarang kita sudah lakukan penindakan berupa teguran sekitar 300 pelanggar dan yang kami tilang sekitar 4 pelanggar. Kita lebih mengutamakan teguran agar kedepannya bisa lebih disiplin dan mematuhi aturan lalulintas,” ungkapnya.
Ia menjelaskan jika sejak dimulainya operasi zebra, dominan pelanggar lalulintas merupakan pengendara sepeda motor dengan usia 18 hingga 30 tahun.
“Tahun ini angka kecelakaan semakin tinggi, fatalitas juga semakin tinggi, jadi saya berharap agar masyarakat lebih berhati hati berkendara dan mematuhi aturan berkendara,” jelasnya.




