Ruang Redaksi — Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dua korban di lokasi jatuhnya pesawat ATR 42-500 di wilayah pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Penemuan ini merupakan hasil kerja keras tim rescue darat yang terus berupaya menembus medan tebing curam hingga hari ketiga pencarian, Senin (19/1/2026).
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengonfirmasi perkembangan signifikan tersebut. Ia merinci, korban pertama berjenis kelamin laki-laki ditemukan pada pencarian hari Minggu (18/1), sementara satu korban lainnya berjenis kelamin perempuan ditemukan hari ini, Senin (19/1).
“Hingga saat ini tim SAR gabungan telah menemukan dua korban. Namun demikian, perlu kami tegaskan bahwa proses identifikasi korban bukan menjadi kewenangan Basarnas,” ujar Syafii.
Ia menegaskan, proses identifikasi mendalam sepenuhnya diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri sesuai prosedur hukum dan medis yang berlaku.
Syafii menjelaskan, penemuan dua korban ini terjadi dalam masa kritis atau golden time (tiga hari pertama sejak kejadian). Pihaknya terus memaksimalkan waktu yang tersisa dengan harapan korban lain dapat segera ditemukan.
Namun, upaya evakuasi menghadapi kendala berat. Posisi korban teridentifikasi berada di kedalaman sekitar 500 meter dari puncak tebing.
Kondisi ini diperparah dengan cuaca ekstrem dan kabut tebal yang menyelimuti lokasi, sehingga evakuasi udara (air evacuation) belum dapat dilakukan demi keselamatan kru helikopter.
“Evakuasi melalui udara menjadi prioritas, tetapi hingga saat ini belum memungkinkan karena jarak pandang terbatas. Oleh karena itu, kami mengoptimalkan unsur darat yang secara bertahap melakukan pencarian dan upaya evakuasi,” jelasnya.
Saat ini, tim rescue darat yang telah menguasai jalur terus bergerak menyisir titik-titik yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban lainnya. Syafii memohon doa dari masyarakat agar misi kemanusiaan ini berjalan lancar.
“Seluruh personel SAR gabungan bekerja dengan penuh dedikasi. Kami mohon doa agar operasi ini diberikan kelancaran dan keselamatan,” pungkasnya.




