Ruang Redaksi – Ruangan penyimpanan arsip milik Puskesmas Katumbangan, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, hangus terbakar, pada Kamis (20/11/2025).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kebakaran itu membuat pasien dan warga sekitar panik dan berhamburan untuk menyelamatkan diri dari kobaran api yang terus membesar.

Kobaran api dengan cepat membesar karena material gudang yang mudah terbakar. Petugas Puskesmas bersama warga sekitar berupaya melakukan pemadaman api dengan alat seadanya, namun upaya tersebut hanya mencegah api tidak menjalar ke bangunan lainnya.

Api baru bisa dipadamkan setelah dua unit armada dengan puluhan personil dikerahkan kelokasi untuk memadamkan api.

Api diketahui pertamakali muncul dari bagian atas bangunan yang digunakan untuk menyimpan logistik dan arsip penting lainnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, pihak puskesmas mengestimasi kerugian mencapai lebih dari ratusan juta rupiah.

Sejumlah barang dilaporkan ikut terbakar, diantaranya SPJ, Arsip administrasi, mesin cuci, serta berbagai perlengkapan kesehatan lainnya. Kerusakan pada dokumen dan peralatan ini menambah besar kerugian yang harus ditanggung pihak puskesmas.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Meski gudang mengalami kerusakan parah, pelayanan kesehatan untuk masyarakat tetap berjalan normal dengan pengalihan sementara ke ruangan lain yang aman.

Salah seorang Petugas Puskesmas Katumbangan, Siti Hardianti, mengatakan, sebelum api membesar ia melihat percikan api pertamakali terlihat dari balok gudang penyimpanan barang.

“Waktu saya lewat, saya lihat ada api di balok kayu, saya langsung panggil orang. Mungkin karena korsleting listrik karena saya pertama lihat asalnya dari atas. Yang terbakar gudang limbah medis berdampingan dengan mesin cuci,” kata Hardianti kepada wartawan.

Ia menjelaskan, saat terjadi kebakaran petugas mengevakuasi seluruh pasien ke luar ruangan lantaran khawatir jika kobaran api menjalar ke ruang perawatan.

“Semuanya lari ke bawah kolong rumah warga, sambil bawa bawa infus. Ada juga pasien yang di UGD lari ke bawah pohon mangga, mereka semua panik,” jelasnya

Sementara itu, salah seorang anggota Damkar Polman, Jay, mengatakan, setelah menerima laporan dari warga, pihaknya langsung mengerahkan dua armada pemadam kebakaran untuk memadamkan api yang menghanguskan gudang Puskesmas Katumbangan.

“Adapun yang terbakar yaitu gudang penyimpanan arsip dari puskesmas, alhamdulillah atas kesigapan tim kami tiba di lapangan, bagian dari arsip puskesmas bisa di selamatkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, gudang arsip yang terbakar hampir seluruh isinya tidak bisa diselamatkan lantaran barang yang berada didalam gudang mudah terbakar.

“Bisa dibilang 90 persen kondisi gudang terbakar. Menurut keterangan pegawai puskesmas bahwa dokumen-dokumen yang terbakar adalah milik pegawai puskesmas sendiri dan dokumen dari pasien yang disimpan di gudang tersebut,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan apa penyebab dari kebakaran tersebut, namun kuat dugaan disebabkan oleh arus pendek listrik.

“Penyebabnya diperkirakan arus pendek listrik atau korsleting. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini,” jelasnya.