Ruang Redaksi – Kecelakaan maut yang melibatkan truk pengantar paket dan sebuah minibus terjadi di Jalan Poros Pinrang-Polman, tepatnya di KM 31, Kelurahan Tadokkong, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, pada Minggu (29/3/2026) dini hari. Insiden tragis ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Peristiwa bermula saat truk pengantar paket dengan nomor polisi DD 8372 SJ melaju dari arah Polman menuju Makassar. Dari arah berlawanan, sebuah minibus bernomor polisi DC 1417 CK melaju dengan kecepatan cukup tinggi.

Nahas, saat melintasi jalanan yang menikung tajam, minibus tersebut diduga hilang kendali hingga oleng ke jalur kanan.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan “adu banteng” antara kedua kendaraan besar tersebut tidak dapat terhindarkan.

“Kondisi jalan di lokasi memang menikung dan saat itu sangat sepi, sehingga kendaraan melaju kencang. Ditambah lagi, lokasi tersebut sangat gelap karena minim penerangan jalan,” ujar Kepala SPKT Polsek Lembang, Aiptu Oskar.

Benturan keras menyebabkan bagian depan kedua kendaraan ringsek parah. Minibus terseret hingga keluar bahu jalan, sementara truk kontainer terguling di tengah badan jalan. Posisi truk yang melintang ini sempat membuat arus lalu lintas di jalur utama Trans Sulawesi terhambat total selama beberapa saat.

Suasana di lokasi sempat mencekam saat anak dari salah satu korban menangis histeris mendapati ibunya sudah dalam keadaan tidak bernyawa di lokasi kejadian. Warga sekitar bersama pihak kepolisian segera berjibaku mengevakuasi para korban.

Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa terdapat lima orang korban dalam insiden ini, seorang wanita, penumpang minibus meninggal dunia dan jenazah telah dibawa ke rumah sakit setempat. Sementara 4 orang alami luka seluruh korban luka telah dilarikan ke Puskesmas Tuppu untuk mendapatkan perawatan intensif.

Polisi yang tiba dilokasi telah melakukan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berupaya mengevakuasi bangkai truk kontainer agar arus lalu lintas kembali normal.

Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada saat melintasi jalur tersebut, terutama pada malam hari karena minimnya lampu penerangan jalan.