Ruang Redaksi – Dedikasi tanpa batas ditunjukkan oleh personel Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Tanpa sempat melepas seragam batik KORPRI yang baru saja dikenakan saat pelantikan, mereka langsung terjun mengevakuasi kecelakaan hebat di Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Kamis (15/1/2026).
Hanya berselang beberapa saat setelah menerima Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, Regu B Damkar Polman harus berhadapan dengan truk pengangkut pakan ayam seberat 8 ton yang menghantam Warkop dan Warung Makan.
Kepala UPTD Damkar Polman, Imran, mengungkapkan bahwa operasi penyelamatan ini dilakukan oleh personel gabungan yang baru saja kembali dari acara seremonial di kantor bupati.
“Benar, sesaat setelah penyerahan SK selesai, tim langsung bergeser ke lokasi. Ini bentuk tanggung jawab moral dan profesionalisme. Bahkan, ‘Srikandi’ Damkar dari staf Tata Usaha Posko Induk juga ikut turun tangan membantu proses evakuasi di lapangan,” ujar Imran.
Petugas yang terlibat merupakan gabungan dari Posko Induk serta perwakilan Posko Kecamatan Wonomulyo, Campalagian, dan Tinambung yang kebetulan berkumpul untuk agenda pelantikan tersebut.
Kecelakaan tunggal ini melibatkan truk yang melaju dari arah Makassar menuju Campalagian (Laliko), truk kehilangan kendali yang diduga kuat akibat sopir mengantuk (microsleep).
Truk nahas tersebut menghantam tiang listrik dan sebuah minibus yang sedang terparkir sebelum akhirnya menyeruduk dua bangunan usaha, yakni Warkop Sandeq Rock dan Warung Makan Rejo Joyo. Kerasnya benturan membuat truk terguling dan muatan pakan ayam seberat 8 ton tumpah menutupi area terdampak.
“Tidak ada korban jiwa. Sopir dilaporkan selamat, sementara kernet sudah dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan medis,” ungkapnya.
Aksi heroik personel Damkar ini bertepatan dengan hari bersejarah bagi ribuan tenaga non-ASN di Bumi Manarang. Berdasarkan data Panitia Seleksi ASN, Pemkab Polman menyerahkan SK PPPK Paruh Waktu kepada total 4.231 pegawai hari ini.
Jumlah tersebut terdiri dari 346 tenaga guru, 2.815 tenaga teknis (termasuk personel Damkar), dan 1.070 tenaga kesehatan. Bagi personel Damkar Polman, tidak ada perayaan yang lebih bermakna selain memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat di hari pertama menyandang status ASN baru.
Operasi evakuasi truk dan pembersihan material pakan ayam berhasil diselesaikan pada sore hari dalam kondisi aman dan terkendali.




