Ruang Redaksi – Komunitas Sandeq Pencinta Alam (SPA) Polman kembali melaksanakan kegiatan penghijauan di wilayah pesisir melalui aksi penanaman mangrove.
Penanaman mangrove kali ini dilakukan di muara sungai Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Minggu (23/11/2025).
Penanaman mangrove ini untuk pencegahan sejak dini terjadinya abrasi yang kian memprihatinkan di wilayah pesisir Polewali Mandar.
Penyelamatan hutan pelindung bumi tentu sangat membutuhkan pengorbanan pikiran dan tenaga, menanam mangrove sebagai ekosistem unik dan vital berperang penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan dapat melindungi biota laut.
Mangrove dapat melindungi garis pantai dari abrasi dan tsunami, menyediakan habitat keanekaragaman hayati di laut, menyerap karbon dioksida serta mengurangi dampak perubahan iklim dan kenaikan permukaan laut.
Pembina Komunitas Sandeq Pecinta Alam Polman, Muhammad Yunus mengatakan komunitas Sandeq pencinta alam berkomitmen mendukung program FOLU NET SINK 2030 merupakan agenda Nasional untuk menurunkan emisi karbon melalui sektor kehutanan dan penggunaan lahan.
“Penanaman mangrove ini memberikan dampak langsung terhadap kelestarian lingkungan di wilayah pesisir. menanam mangrove juga berfungsi sebagai benteng abrasi,” kata Yunus kepada wartawan.
Menurutnya, aksi tanam mangrove ini bukan hanya seremonial belaka melainkan kegiatan yang berkelanjutan.
“Penanaman mangrove di pesisir pantai wilayah Polewali ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tetap menjaga lingkungan agar terhindar daria abrasi yang setiap tahun terjadi,” ujarnya.
Yunus juga mengaja masyarakat agar Mari kita bersama sama menjaga dan merawat lingkungan untuk masa depan bumi yang lebih baik.
“Dengan menanam mangrove dapat melindungi tanah dari erosi dan longsor. Menanam mangrove yang di lakukan komunikasi sandeq pencinta alam di sejumlah wilayah pesisir, merupakan langka kongkrit dalam melestarikan ekosistem biota laut,” ungkapnya.
Dengan menanam mangrove di pesisir pantai ini ia berharap adanya dukungan masyarakat agar tetap menjaga dan melindungi lingkungan di wilayah pesisir.
“Kita akan terus pantau perkembangan mangrove yang kita tanam dan memastikan tetap terjaga sebagai warisan bagi generasi yang akan datang,” jelasnya.




