Ruang Redaksi – Kebakaran hebat menghanguskan empat rumah warga di Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Bara, pada Jumat (26/12/2025) sore.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kebakaran yang terjadi di pemukiman padat itu sempat memicu kepanikan luar biasa warga sekitar. Kobaran api begitu cepat membesar dan langsung merambat ke bangunan di sekitarnya.

Banyaknya material bangunan yang mudah terbakar dilokasi membuat si jago merah dengan mudah membesar dan melalap struktur bangunan kayu milik warga.

Warga setempat sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum bantuan dari petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Sebanyak enam unit armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian. Puluhan personel pemadam kebakaran (Damkar) Polman dikerahkan untuk melakukan lokalisir api agar tidak merembet ke area yang lebih luas.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri saat api mulai berkobar. Namun, kerugian materiil dipastikan cukup besar.

Berdasarkan pendataan sementara, kerugian akibat terbakarnya empat unit rumah tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian setempat.

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran, Imran, mengatakan, kebakaran yang terjadi di Desa Lampoko ini mengakibatkan empat rumah hangus terbakar dan satu rumah warga terdampak.

“Kami belum bisa memastikan apa penyebab kebakaran ini, biar pihak kepolisian yang melakukan penyelidikan terkait peristiwa kebakaran tersebut,” kata Imran kepada wartawan.

Menurutnya, selain material rumah didominasi oleh kayu, penyebab api cepat membesar lantaran banyaknya tumpukan sabuk kelapa dilokasi.

“Api mudah membesar lantaran banyak tumpukan sabuk kelapa, sehingga api begitu cepat membesar dan membakar rumah warga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jika salah satu kendala yang dihadapi oleh petugas pemadam kebakaran yakni jarak tempuh dari posko menuju lokasi kebakaran.

“Kendala kami yakni jauhnya akses menuju lokasi, sehingga kami tidak respon cepat. Namun dua armada yang ada di Campalagian tiba lebih dulu sebelum kami tiba. Kami ucapkan terimakasih kepada warga yang turut membantu untuk memadamkan api sebelum kami tiba,” jelasnya.