Ruang Redaksi — Suasana penuh semangat mewarnai pelaksanaan defile dan apel pembukaan lomba dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Tahun 2025, yang digelar di halaman kantor gubernur Sulawesi Barat, Senin (11/11/2025).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Tim Penggerak PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulawesi Barat, serta berbagai unsur organisasi wanita dan perangkat daerah.

Dengan mengenakan seragam khas dan membawa yel-yel penuh semangat, peserta defile menampilkan kreativitas dan kekompakan yang mencerminkan jiwa kebersamaan dalam gerakan PKK.

Apel pembukaan dipimpin langsung oleh Staf Ahli PKK Provinsi Sulawesi Barat, Fatmawati Salim, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya momentum HKG sebagai sarana memperkuat peran PKK dalam pembangunan keluarga dan masyarakat.

“Gerakan PKK adalah gerakan dari, oleh, dan untuk masyarakat. Mari jadikan peringatan ini sebagai pengingat bahwa keluarga adalah titik awal kemajuan bangsa,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat, khususnya peran perempuan melalui gerakan PKK.

Menurutnya, kader PKK memiliki peran strategis dalam menggerakkan perubahan di tingkat keluarga, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi.

“Kader PKK harus menjadi motor penggerak di lingkungannya. Teruslah berinovasi, beradaptasi dengan perkembangan zaman, namun tetap berpegang pada nilai-nilai luhur keluarga,” ujarnya.

Selain defile, berbagai lomba antar-kader PKK juga resmi dibuka pada kesempatan tersebut, meliputi lomba cipta menu bergizi, tertib administrasi, dan kreasi busana daur ulang.

Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah silaturahmi, meningkatkan kreativitas, serta memperkuat sinergi antar-kader PKK di seluruh wilayah Sulbar.

Dengan mengusung tema “Bergerak Bersama PKK, Mewujudkan Keluarga Sejahtera dan Tangguh Menuju Indonesia Maju”, peringatan HKG PKK ke-53 tahun ini menjadi simbol nyata semangat perempuan Indonesia dalam membangun keluarga yang sehat, produktif, dan berdaya saing.