Ruang Redaksi — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan jaring pengaman sosial bagi masyarakat rentan. Bupati Polman, Samsul Mahmud, turun langsung menyerahkan bantuan sosial (bansos) permakanan berupa paket sembako kepada warga di wilayah Kecamatan Tinambung dan Kecamatan Alu, Senin (6/7/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pada penyaluran kali ini, bantuan menyasar 8 orang lanjut usia (lansia) dan 2 orang anak rentan terlantar yang berada di Desa Tangnga-tangnga (Kecamatan Tinambung) serta Desa Mombi (Kecamatan Alu).

Bupati Samsul Mahmud menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata komitmen dan kehadiran pemerintah daerah untuk memastikan kelompok masyarakat paling rentan mendapatkan perlindungan serta pelayanan sosial yang layak.

Program bansos permakanan ini diinisiasi oleh Dinas Sosial Kabupaten Polman melalui Program Rehabilitasi Sosial. Menggunakan dana yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026, program ini secara total menargetkan 80 penerima manfaat yang tersebar di 11 kecamatan dan 23 desa/kelurahan, termasuk mengakomodasi usulan dari Musrenbang di 9 desa.

Kepala Dinas Sosial Polman, Muh. Faizal, menjelaskan bahwa seluruh penerima manfaat telah melalui proses verifikasi yang ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Kriteria Utama Penerima Manfaat merupakan masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah (desil bawah), lansia atau anak terlantar di luar panti yang berada dalam kondisi rentan. Belum pernah menerima bantuan reguler dari pusat seperti Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Kami ingin mengisi celah (blank spot) pelayanan. Jadi, warga yang benar-benar membutuhkan tetapi belum terakomodasi oleh bantuan pusat (Kementerian Sosial), kita intervensi melalui APBD daerah,” ujar Muh. Faizal.

Penyerahan bantuan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Polman Nursaid, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Alimuddin, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Polman, Andi Sumarni serta kepala desa setempat.

Sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat mempercepat validasi data kemiskinan di tingkat desa agar program serupa berjalan berkelanjutan.

Melalui bantuan sembako ini, Pemkab Polman berharap dapat meringankan beban pengeluaran dapur keluarga, memenuhi kebutuhan nutrisi dasar para lansia dan anak-anak, serta mendongkrak indeks kesejahteraan sosial di wilayah pelosok.

Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menegaskan akan terus mengawal program rehabilitasi sosial ini agar berjalan secara berkeadilan, transparan, dan menjangkau kantong-kantong kemiskinan yang selama ini luput dari perhatian.