Kisah Polisi Aceh, Gali Kubur untuk Jenazah Pasien Corona yang Ditolak Warga

0
240
Foto: Personel kepolisian di Aceh bantu proses pemakaman pasien Corona (dok. Istimewa)

Ruangredaksi.com, Banda Aceh – Seorang pasien positif Corona yang dirawat di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA), Banda Aceh, meninggal dunia. Polisi menyebut sempat ada penolakan dari warga saat proses pemakaman bakal dilakukan.

“Pasien SUK meninggal dalam perawatan di RSUZA Banda Aceh pada Rabu (17/6) kemarin. Dia dinyatakan positif Corona,” kata Kapolresta Banda Aceh, Kombes Trisno Riyanto, kepada wartawan, Kamis (18/6/2020).

Usai mendapat informasi pasien positif Corona meninggal dunia, kata Trisno, Kasat Intelkam Polresta Banda Aceh Kompol Hyrowo berkoordinasi dengan pihak RSUZA terkait pemakaman. Awalnya, jenazah SUK bakal dimakamkan di lahan pemakaman milik rumah sakit di Aceh Besar.

“Jenazah pasien COVID-19 yang awal mulanya direncanakan akan dimakamkan di lahan pemakaman milik RSUZA mendapat penolakan dari warga,” jelas Trisno.

Hyrowo Personel kepolisian kemudian membantu proses pemakaman mulai dari menggali kubur hingga memakamkan jenazah sesuai protokol penanganan pasien positif Corona. Pemakaman jenazah SUK juga disaksikan pihak keluarga.

“Pesonel Polresta Banda Aceh dari Sat Intelkam dipimpin oleh Kompol Hyrowo melakukan penggalian liang kubur untuk memakamkan jenazah dibantu oleh Aipda Azhar dan Bripka Mursal,” ujar Trisno.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, mengatakan, SUK tiba di Aceh Besar pada Jumat (12/6). Empat hari berselang tepatnya Selasa (16/6), SUK mengeluh sakit dan dibawa ke RS Pertamedika di Banda Aceh.

Foto: Personel kepolisian di Aceh bantu proses pemakaman pasien Corona (dok. Istimewa)

Hyrowo kembali ke rumah sakit untuk membahas rencana pemakaman. Jenazah SUK akhirnya diputuskan dimakamkan di lahan milik RSUZA.

Pihak rumah sakit kemudian merujuknya ke RSUZA karena menemukan gejala pneumonia dan penyakit penyerta lainnya. Pada hari itu juga, tim medis mengambil sampel swab SUK.

“Hasil pemeriksaan dengan RT-PCR terkonfirmasi SUK positif COVID-19. SUK menghembuskan nafas terakhirnya saat dalam penanganan medis pada Rabu, 17 Juni sekira pukul 11.00 WIB,” ujar Saifullah.

Saat ini, jumlah kasus Corona di Aceh yaitu 37 orang. 20 orang di antaranya dinyatakan sembuh dan dua orang meninggal dunia. [Agus Setyadi/detikNews]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here