Kantor Pertanahan Aceh Besar Gelar Rakor GTRA bersama Pemkab Aceh Besar

0
4342
Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Aceh Besar bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Besar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Aceh Besar tahun 2020, pada Rabu (15/07/2020) di Ruang Rapat Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar. (IG @kantahkabacehbesar)

Ruangredaksi.com, Jantho – Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Besar bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Besar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Aceh Besar tahun 2020, pada Rabu (15/07/2020) di Ruang Rapat Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar.

Kegiatan Rakor Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Aceh Besar tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kab. Aceh Besar Drs. Iskandar, M.Si. Selain itu, Rakor tersebut juga turut dihadiri oleh Kepala Kantor Pertanahan Kab. Aceh Besar Agusman A.Ptnh, Kepala Dinas Pertanian Kab. Aceh Besar, Kepala Baitul Mal Kab. Aceh Besar , Kepala Dinas Pertanahan Kab. Aceh Besar, Asisten Pemerintahan dan Kerja Pemkab Aceh Besar, Kepala Bagian Hukum Pemkab Aceh Besar, Sekretaris Kecamatan Seulimum, Dinas Koperasi dan Perdagangan Kab. Aceh Besar serta Perwakilan Desa.

“Saya berharap semoga Rakor hari ini menjadi awal bagi kita untuk bekerjasama antar instansi di Kabupaten Aceh Besar,” ujar Iskandar, dalam sambutannya.

Iskandar juga menambahkan bahwa pihaknya, sangat mengapresiasi Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Besar karena telah mempelopori kegiatan pengoptimalan lahan tidur di Mukim Lamteuba, Gampoeng Lambada, Kec. Seulimeum, Kab. Aceh Besar.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Besar, Agusman A.Ptnh, menyampaikan bahwa Rapat Koordinasi ini merupakan follow up dari pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) tahun 2019.

“Reforma Agraria setidaknya ada 5 pokok sebagai dasarnya. Untuk pelaksanaan yang optimal diperlukan campur tangan GTRA. GTRA ini sudah dimulai dari pusat, Provinsi, hingga Kabupaten/Kota,” ujar Agusman.

Menurut Agusman, mencari lahan tidur yang sudah dilakukan pelegalan asset untuk dilakukan kegiatan pemberdayaan juga termasuk dalam Reforma Agraria. “Reforma Agraria terbagi menjadi dua, yaitu asset reform dan akses reform. Aset Reform berupa pelegalan asset dan akses reform berupa pemberdayaan. Tugas GTRA juga mencari calon lokasi untuk tahun 2021 untuk kombatan GAM,” kata Agusman.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Kantah Kabupaten Aceh Besar (@kantahkabacehbesar) on

Selain Sekda Kabupaten Aceh Besar, Kepala Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar, Zamri A Rafar dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar, Jakfar, SP, juga ikut memberikan apresiasi serta dukungan kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Besar atas kegiatan Rakor GTRA ini. “Apresiasi kepada BPN karena kegiatan ini,” ujar Zamri.

“Kami berharap penyebaran manfaat Baitul Mal menyeluruh ke semua kecamatan di Kabupaten Aceh Besar. Baitul mal juga akan terjun ke lapangan untuk melihat perkembangan program ini,” kata Zamri.

“Distan mendukung kegiatan ini dalam meningkatkan perekonomian masyarakat,” Ujar Jakfar.

Terakhir, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Besar, Agusman A.Ptnh, menuturkan, Koordinasi antar GTRA daerah Provinsi serta Kabupaten/Kota, diharapkan dapat mempercepat Reforma Agraria yang dicanangkan pemerintah sehingga masyarakat sejahtera.

“Saya mengajak semua yang hadir dalam Rapat Koordinasi GTRA untuk bersinergi dalam memajukan Reforma Agraria di Kabupaten Aceh Besar,” tutupnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here