Ruang Redaksi – Jajaran Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) hadir dengan kekuatan penuh dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).
Acara bergengsi bertajuk “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045” ini dibuka langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
Fokus utama pertemuan tahunan ini adalah menyelaraskan langkah pemerintah daerah guna mengejar target ambisius pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%.
Bupati Polman, Samsul Mahmud, hadir didampingi Wakil Bupati Andi Nursami Masdar. Kehadiran pimpinan daerah ini mempertegas komitmen Kabupaten Polman dalam mendukung visi besar pemerintah pusat.
Tak hanya jajaran eksekutif, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Polman juga tampak solid di lokasi acara. Terlihat hadir Ketua DPRD Polman Fahry Fadly, Dandim 1402 Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin, Kapolres Polman AKBP Anjar Purwoko, hingga Kajari Polman Nurcholis.
Berdasarkan agenda, Rakornas terbagi ke dalam enam sesi krusial. Salah satu sorotan utama adalah strategi implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk meningkatkan kualitas SDM yang dipaparkan oleh Kepala Badan Gizi Nasional. Selain itu, penguatan konektivitas nasional oleh Menteri Perhubungan juga menjadi poin penting dalam diskusi.
Sesi sore hingga malam akan dilanjutkan dengan paparan dari jajaran Menteri Koordinator serta pimpinan penegak hukum seperti Jaksa Agung, Panglima TNI, dan Kapolri. Mereka akan membahas transformasi hukum dan keamanan sebagai fondasi stabilitas ekonomi.
Ketua DPRD Polman, Fahry Fadly, menekankan pentingnya kesamaan persepsi antara pusat dan daerah. Menurutnya, program strategis seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, serta Swasembada Pangan harus disukseskan bersama.
“Pemerintah pusat harus satu persepsi dengan pemerintah daerah demi kemajuan negara. Polman sangat mendukung program pusat, dan ini adalah peluang besar bagi masyarakat kita untuk menjadi pemasok kebutuhan MBG seperti buah, ayam, telur, beras, hingga sayuran,” ujar Fahry saat dihubungi, Senin (2/2/2026).
Ia menambahkan bahwa potensi di tingkat desa harus dioptimalkan agar warga Polman tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktor penggerak ekonomi.
“Kita harus berpikir bagaimana menyiapkan kebutuhan ini di setiap desa. Saya kira ini kunci untuk pertumbuhan ekonomi daerah kita, sesuai keinginan Presiden Prabowo Subianto,” tambahnya.
Kehadiran lengkap jajaran Forkopimda Polman diharapkan dapat mempercepat transmisi kebijakan pusat ke level daerah. Prioritas utamanya adalah hilirisasi industri, ketahanan pangan, dan penyederhanaan birokrasi di wilayah Polewali Mandar.
Rakornas 2026 dijadwalkan akan ditutup pada pukul 21.25 WIB oleh Wakil Presiden RI setelah pembacaan hasil rumusan strategis untuk tahun berjalan.




