Fakta-Fakta 2 ASN Diduga Selingkuh Dan Mesum Dalam Mobil di Asahan

0
251

Ruangredaksi.com, Medan – Inilah nasib 2 PNS mesum di Sumatera Utara (Sumut) yang ditemukan pingsan di dalam mobil.

Menjelang tengah malam, sekitar pukul 11.00 malam wib, pada Kamis (4/6/2020), warga menemukan satu unit mobil innova warna hitam bernomor polisi BK 1746 BC terparkir dengan keadaan mesin menyala di kawasan Jalan Pabrik Benang, Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Setelah diintip warga dari kaca mobil yang telah berembun, tampak seorang pria dan wanita yang belakangan diketahui merupakan PNS di Sumut ditemukan dalam keadaan tergeletak tanpa memakai pakaian dalam di bagian tengah jok mobil.

Kemudian, warga pun menginformasikan kepada petugas dan tiba di lokasi.

Aparat kepolisian dari Polres Asahan pun berhasil membuka kaca mobil dan mengevakuasi pasangan itu. Kini, keduanya sedang menjalani perawatan di RSUD H Abdul Manan Simatupang, Kisaran, Asahan.

Berikut fakta-fakta yang sudah dirangkum dari berbagai sumber :

1. Inilah kronologi Penemuan

Masyarakat Kabupaten Asahan, Sumut, dihebohkan dengan penemuan sepasang ASN yang pingsan dengan mulut berbusa dan tanpa celana di dalam mobil yang terparkir. Keduanya, ZL (37) dan HA (39), diduga merupakan pasangan yang berselingkuh karena masing-masing sudah memiliki suami atau istri.

Saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab keduanya pingsan. Namun, menurut tim medis RSU Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) yang menangani kasus ini, diduga keduanya pingsan karena keracunan gas dari AC. Baca Selengkapnya

2. Tidak Menggunakan Celana Dalam dan mulut berbusa

Pria dan wanita itu terlihat tidak menggunakan celana dalam (sempak) hingga bagian alat vital keduanya terlihat.

Kondisi sang pria terduduk di bagian kiri serta mulut mengeluarkan busa. Di sampingnya terdapat seorang wanita dengan posisi mengangkang dan mulut mengeluarkan cairan warna merah.

“Keduanya langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan,” ungkap Nugroho.

Ditambahkan mantan Kapolres Natuna ini, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus ini dan menyita mobil Innova yang ditemukan di TKP.

3. Si pria ternyata lebih muda

AKBP Nugroho Dwi Karyanto mengungkap identitas keduanya.

Si wanita inisial H alias I berusia 39 tahun, sedangkan sang pria inisial Zul berusia 37 tahun.

Zul (37) sudah memiliki istri dan anak.

Begitu juga halnya dengan si Mbak H (39) telah memiliki suami dan anak.

4. Diduga pasangan selingkuh

Keduanya pun diketahui bukan pasangan suami istri yang sah. Zul (37) sudah memiliki istri dan anak. Begitu juga halnya dengan si Mbak H (39) telah memiliki suami dan anak. Artinya pasangan mesum di dalam mobil itu adalah pasangan selingkuh.

“Akan kami dalami setelah keduanya sembuh. Saat ini mereka masih di rumah sakit dan kondisinya belum stabil,” ujar AKBP Nugroho.

AKBP Nugroho mengatakan, hingga saat ini belum ada menemukan benda yang mencurigakan. “Di dalam mobil dan sekitar mobil terparkir tidak ditemukan tanda-tanda atau benda mencurigakan, tapi akan tetap kita proses dan dalami,” ujarnya.

5. Keduanya Oknum PNS di Asahan

Bahkan keduanya tercatat sebagai aparatur sipil negara (ASN) atau PNS, yang sama-sama bertugas di Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan yang ditempatkan di wilayah kecamatan.

Zul (37) menjabat sebagai Korwil Dinas Pendidikan Asahan di Kecamatan Panca Rawang Arga.

Sedangkan si wanita, H (39) menjabat sebagai Bendahara di Dinas Pendidikan Asahan di Kecamatan Meranti.

6. Warga Sebut Mobil Bergoyang

Sebelum ditemukan dalam keadaan pingsan, ternyata keberadaan pasangan ini sudah diketahui sejumlah warga dan pengendara yang melintas.

Seorang warga bernama Irfan mengatakan, mobil tersebut pertama kali ia lihat saat melintas sudah berada di lokasi pada Kamis sekitar pukul 16.00 wib sore. “Udah dari sore mobilnya parkir di situ, pas kami lewat sore itu mobilnya goyang-goyang,” ungkapnya.

Para pengendara maupun masyarakat curiga dengan keberadaan mobil Innova hitam dalam kondisi mesin menyala dan kaca berembun, namun tak kunjung bergerak sama sekali.

Bahkan, di kaca mobil sudah banyak bekas-bekas tangan warga yang diduga telah mengintip ke dalam mobil. “Pas kami datang lagi, kaca mobilnya udah banyak cap/bekas tangan. Mungkin diintip orang itu dari luar, makanya ketahuan orang di dalamnya terkapar pingsan,” ucap seorang warga bernama Irfan, Kamis (4/6/2020) malam di RSUD H Abdul Manan Simatupang, Kisaran.

7. Tanggapan Keras Kadis Pendidikan Asahan

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Asahan, Sofyan, mengakui kalau keduanya memang ASN/PNS di Dinas Pendidikan.

Bahkan, setelah kejadian itu, pihaknya malu mendengar kabar yang tidak terpuji dari kedua ASN tersebut.

“Kami dinas pendidikan sangat malu, kecewa. Kami sayangkan kenapa bisa terjadi, seharusnya mereka ini kan menjadi contoh, teladan. Bukan malah sebaliknya,” kata Sofyan, Jumat (5/6/2020).

Ia pun dengan tegas akan menindak perilaku tak pantas kedua bawahannya itu.

Saat ini sudah dilaporkan ke Bupati Asahan dan sedang diproses secara administrasi.

“Kejadiannya di luar jam kerja. Tapi tetap akan kita berlakukan sesuai aturan ASN. Paling tidak jabatannya kita copot,” tegasnya.

Sofian menambahkan, tidak tertutup kemungkinan akan menindak keduanya sesuai dengan UU ASN yang berlaku. “Langkah kedua, nanti kan ada ketentuan Undang-undang ASN kan ada. Akan kita tindak,” tegasnya.

8. Diduga Keracunan Karbondioksida

Terpisah, dokter RSUD H Abdul Manan Simatupang, dr Faizal Muslim menyebutkan, bahwa kedua ASN itu dirawat karena diduga mengalami keracunan karbondioksida.

Terlebih saat diantarkan polisi ke RSUD H Abdul Manan Simatupang, keduanya dalam kondisi tak sadarkan diri.

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mencurigakan di tubuh keduanya.

“Ada 2 orang, diantarkan polisi ditemukan di dalam mobil, dengan kondisi tak sadarkan diri. Jadi dugaaan awal kami, penyebab mereka tak sadarkan diri karena keracunan karbondioksida, karena ditemukan di dalam mobil hidup mesin, AC menyala dan kondisi kaca tertutup,” sebut Faizal pada Jumat (5/6/2020) dini hari. (Ind/Tribun-Medan.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here