BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyeludupan Sabu 40kg Asal Malaysia di Aceh-Sumut

0
225
Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari saat merilis pengungkapan penyeludupan 40 Kg sabu di Aceh dan Sumatera Utara. Foto: Rahmat Utomo/kumparan

Ruangredaksi.com, Lhoksukon – Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat 40 kg yang dilakukan di Aceh dan Sumatera Utara. Barang haram itu berasal dari Malaysia.

Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari mengatakan dalam operasinya BNN berhasil menangkap 6 tersangka di tiga lokasi berbeda. “Ada 6 orang yang kita tangkap. Dua di Medan, ditangkap di Km 14 Jalan Raya Medan-Binjai, dua (ditangkap) di Bireuen, dan dua lagi di sebuah pusat perbelanjaan,” ujar Arman Depari di BNNP Sumut, Senin (29/6).

Kata Arman, pengungkapan pertama terjadi, Kamis (25/6). BNN mendapatkan informasi adanya penyeludupan sabu di Perairan Kuala Bireuen Aceh.

BNN lalu berkoordinasi dengan Kanwil Bea Cukai Aceh, yang kemudian menggunakan kapal patroli Cukai BC 15021 dan BC 20011 melacak jejak penyelundup. Hingga akhirnya diketahui pada Sabtu (27/6) dua pelaku berinisial MF dan MR membawa sabu ke Sumatera Utara.

“Sekitar pukul 16.30 WIB tim gabungan lalu berhasil memantau pergeseran 2 orang tersangka dan sejumlah BB (barang bukti) narkotika ke arah Medan, dan pada akhirnya dapat mengamankan tersangka MF dan MR di Kota Binjai bersama barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 29 bungkus sabu yang disimpan dalam 2 karung,’’ ujar Arman.

Dari keterangan dua tersangka, kemudian BNN berhasil menangkap tersangka BW dan AM di Area Parkir Carefour Plaza Kota Medan. Mereka bertugas penerima sabu dari MF dan MR, untuk kemudian dibawa ke Surabaya.

“Kemudian pengembangan dilanjutkan ke wilayah Bireuen Aceh dan diamankan 8 bungkus narkotika jenis sabu yang di sembunyikan oleh RZ di gudang milik MRU yang berada di Jeumpa Kab. Bireuen Aceh,” ujar Arman.

Total, kata Arman, seluruh sabu yang diamankan seberat 40 kg. Untuk penyelidikan lebih lanjut pelaku dan barang bukti yang ditemukan diamankan di Kantor BNN RI untuk pemeriksaan lebih lanjut.

BNN juga akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum Malaysia dalam penyelidikan kasus ini. “Karena terindikasi sindikat yang menjadi pemasok narkoba tersebut berada di Penang-Malaysia, bernama CDR,’’ ujar Arman. [kumparan]

Selupkan Sabu Lewat Jalur Laut

Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap 4 orang pria penyelundup narkoba jenis sabu. Para pelaku menyelundupkan sabu tersebut melalui jalur laut untuk mengelabui polisi.

“Telah dilakukan penangkapan dan penyitaan narkoba jenis sabu atau crystal metamethamina,” kata Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari kepada wartawan, Minggu (28/6/2020).

Arman mengatakan 6 orang yang ditangkap ini merupakan bagian dari sindikat narkoba yang diduga sudah berulang kali beraksi. Dia mengatakan terduga pelaku juga pernah membuang sabu ratusan kilogram ke laut demi menghindari patroli petugas.

“Ternyata mereka bukan hanya sekali ini saja. Beberapa hari lalu, mereka juga sudah pernah berupaya menyelundup sabu dari Malaysia sebanyak 165 kg, karena kepergok dari patroli, mereka sempat membuang narkoba ke tengah laut,” ujar Arman.

“Beberapa hari kemudian, mereka berupaya untuk menyelundupkan narkoba dari luar negeri ke Indonesia lagi. Aktivitas dari sindikat narkoba ini tidak pernah berhenti dalam situasi pandemi ini. Mereka tetap akan melaksanakan kegiatannya, tidak peduli banyaknya korban,” tutupnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here