Bendera Bulan Bintang dan Benda Mirip Bom Ditemukan di Banda Aceh

0
232
Satuan Gegana Brimob Polda Aceh menjinakan sebuah benda berbentuk bulat panjang berwarna kuning (kanan) diduga bom rakitan di jembatan Flyover, Simpang Surabaya, Banda Aceh, Aceh, Minggu (21/6/2020). Benda diduga bom rakitan yang ditemukan di jembatan flyover, salah satu jalur terpadat lalulintas di kota itu dimusnahkan dengan cara diledakan oleh Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Aceh. ANTARA FOTO/Ampelsa/hp.

Ruangredaksi.com, Banda Aceh – Benda mencurigakan menyerupai sebuah bom yang terbalut bendera bulan bintang ditemukan di jalan layang Simpang Surabaya, Banda Aceh, Aceh, Minggu (21/6). Benda tersebut langsung diledakkan oleh tim penjinak di lokasi.

Kapolresta Banda Aceh Komisaris Besar Trisno Riyanto mengatakan benda yang mirip sebuah bom tersebut pertama kali ditemukan oleh pengendara yang melintas di jalan layang tersebut.

Trisno mengaku langsung menurunkan tim untuk menyelidiki benda tersebut. Terdapat sambungan kabel dan peluru yang dimasukkan dalam sebuah botol pada benda yang terbalut bendera bulan bintang yang identik dengan Gerakan Aceh Merdeka.

“Kami melihatnya ada bendera bulan bintang dan benda yang menyerupai bom. Kami duga itu bahan peledak, lalu kita serahkan ke Brimob untuk diperiksa,” kata Trisno kepada wartawan di Mapolresta Banda Aceh.

Trisno berkata pihaknya masih menyelidiki benda tersebut, termasuk mencari pelaku dan motifnya meletakkan benda itu di jalan layang tersebut. “Sampai saat ini belum (pelaku), kita masih selidiki motifnya apa, kita periksa dulu hasilnya apakah itu bom atau tidak,” ujarnya.

Benda diduga bom tersebut sudah diledakkan dan sisanya sudah diamankan personel Gegana Brimob Polda Aceh. Trisno juga belum menjelaskan apakah bendera bulan bintang tersebut merupakan lambang kelompok tertentu atau bukan.

“Ada oknum tertentu yang ingin memperkeruh kedamaian di Aceh dengan cara mengibarkan bendera bulan bintang di pusat perkotaan Banda Aceh yakni di bawah jembatan Flyover Simpang Surabaya dengan cara diikat menggunakan seutas tali dengan pemberat berbentuk bahan peledak,” jelas Trisno.

Benda mencurigakan diduga bom itu ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB, Minggu (21/6). Personel polisi datang ke lokasi lalu menutup jembatan. Garis polisi dipasang di sekitar lokasi.

Benda berwarna coklat tersebut tergeletak di pinggir jalan. Tim penjinak bom Polda Aceh tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB. Sejam kemudian, benda tersebut diledakkan.

Usai benda tersebut diledakkan, jembatan kembali dibuka. Serpihan diduga bom diamankan polisi untuk dilakukan identifikasi. “Tadi sudah di disposal oleh Brimob. Dan tadi kesimpulan dari Brimob sudah memenuhi unsur bom,” ujar Trisno. [cnn, detik.com]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here